ALLEA ITANG YUNASZ, Sebuah Persembahan Yang Penuh Cahaya

Baru – baru ini, desainer senior ini kembali meluncurkan label baru bernama ALLEA ITANG YUNASZ. Label ini merupakan hasil kolaborasi Itang Yunasz dengan PT Planet Selancar Mandiri yang telah lebih dari 20 tahun menekuni bisnis retail fashion melalui gerai Planet Surf.

Itang Yunasz dan koleksi ALLEA ITANG YUNASZ

ALLEA ITANG YUNASZ
Peluncuran Label terbaru Itang Yunasz

Label baru ini diciptakan untuk perempuan aktif penuh semangat berusia sekitar 20-45 tahun, yang menyenangi keleluasaan dalam bergerak dengan tetap memunculkan detail lewat kombinasi desain print, pola/potongan yang lebih bermain, dan siluet beragam disertai aplikasi renda, ring, tassel, pita dan lainnya. Mereka adalah perempuan yang suka berpakaian apik dengan senantiasa berkompromi dengan desain penuh gaya.

ALLEA, Cahaya Yang Dihormati

ALLEA dilafalkan sebagai AEL-iyAH yang berasal dari bahasa Arab yang berarti Allah adalah cahayaku; mulia; dalam bahasa Jerman Aleah berarti yang dihormati, dan dalam bahasa Yunani kuno Aleah berarti yang bersinar; bercahaya.

Sesuai namanya, lini ini ditujukan bagi para perempuan belia (20-45 tahun) penuh semangat aktif, ceria, dan stylish yang mencintai keindahan alam semesta. “Sesuai keindahan namanya, saya mengambil inspirasi dari keindahan alam, baik dalam segi motif print mau pun warna.” ujar Itang Yunasz.

Gaya desain Allea diwakili dengan tagline “Shine in Style” sebagai penggambaran brand yang menawarkan berbagai pilihan busana yang memancarkan cahaya semangat, muda, dinamis tanpa meninggalkan gaya masa kini.

Debut Perdana ALLEA

Untuk koleksi perdana, ALLEA ITANG YUNASZ menampilkan koleksi bertema: SOFT CITY. Dipersembahkan di hadapan relasi khusus dan media di Conclave Co-Working Space, Jakarta Selatan. Dalam show ini menghadirkan 11 desain print berpalet warna alam dengan lebih dari 90 desain busana meliputi blouse, tunik, gamis, kaftan, celana panjang, celana kulot, long skirt, dan long outer yang kesemuanya dapat dipadupadankan.

Kekuatan label ini adalah desain print, yang kali ini hadir dengan mengambil banyak inspirasi alam, yang kemudian ditampilkan dalam desain modern, muda, di samping bentuk kasual dan detail praktis. Perpaduan potongan elegan dan sporty mencirikan gaya lini terbarunya ini. Sebagai penyempurna penampilan sebanyak 145 desain scarves juga diluncurkan di sesi pertama ini.

 

Teks edited by Dini Nur Hardini

Foto: Koleksi Tim Muara Bagdja

 

Dinarti Silma, Inspirasi Cantik Sang Idol

Indonesian Fashion Chamber Malang: Gemerlap Pesona Kabupaten Malang di Kota Jakarta

Prhau by Agus Sunandar

Indonesian Fashion Chamber Malang – Tak hanya desainer ibukota yang memeriahkan acara Jakarta Fashion Week kali ini,  “The Heart of East Java” sangat sukses digelar oleh
IFC atau Indonesian Fashion Chamber Malang, Jawa Timur.

Indonesian Fashion Chamber Malang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata kabupaten Malang.

Mereka sepakat mengangkat keindahan pantai Balekambang untuk show dalam event Jakarta Fashion Week ini.

Kata Balekambang, terbentuk dari dua kata, yaitu: (1) bale, menunjuk pada balai, suatu bangunan berukuran besar dengan dinding terbuka/tertutup dan beratap yang disangga oleh sejumlah tiang.

Sedangkan (2) kambang, artinya posisi tanah tempat bedirinya bangunan, dikelilingi oleh perairan alamiah atau buatan semacam pulau. Jadi balekambang bisa diartikan sebagai bangunan yang mengambang.

Bale kambang secara filosofis berhubungan dengan konsep kosmologi. Bale melambangkan gunung suci Meru, tanah yang menjadi tempat berdirinya bangunan yang dikelilingi oleh perairan berupa samodra (ksira, patala) dan bersentrum pada Meru.

Di Kabupaten Malang, nama Balekambang menjadi sebutan untuk kawasan wisata bahari unggulan di Malang selatan.

Tiga desainer dari Indonesian Fashion Chamber Malang, menjadikan Balekambang sebagai tema besar dari koleksinya kali ini, mencoba menguatkan posisi city branding Kabupaten Malang sebagai “The Heart of East Java”

Konsep nilai nilai yang ingin ditampilkan adalah, semangat, optimis, kuat, terbuka, elegance dan modern.

INDONESIAN FASHION CHAMBER MALANG, SEASIDE, KIKI MAHENDRA

Desainer Kiki Mahendra menampilkan koleksi dengan tema “SEASIDE”. Terinspirasi dari indahnya pemandangan disekitar pantai Balekambang.

Indonesian fashion chamber malang Seaside by Kiki Mahendra
Seaside by Kiki Mahendra

Pasir, ombak, awan, kerang, mutiara, sisik ikan, dan berbagai macam tumbuhan laut menjadi sumber inspirasi yang direpresentasikan sebagai details dalam rancangan gaun malam muslim.

Seaside by Kiki Mahendra
Seaside by Kiki Mahendra

Abu, biru, krem, orange kecoklatan menjadi pilihan warna yang ditampilkan. Style romantik tetap mejadi pilihan sebagai ciri khas, berpadu dengan bahan organza, tule, tafeta, satin, dan taburan krystal untuk menambah kesan elegan.

Seaside by Kiki Mahendra
Seaside by Kiki Mahendra

INDONESIAN FASHION CHAMBER MALANG, SEAGARA, ELMA FARICHA

Desainer Elma Faricha menampilkan koleksi dengan tema “SEAGARA”. Kekayaan laut mulai dari terumbu karang, ombak, pasir hingga matahari Item-item yang dibuat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat seperti kemeja, celana, rok, hingga berbagai macam outer-outer.

Seagara by Elma Faricha
Seagara by Elma Faricha

Cuttingnya simpel, dan desainnya timeless.
Dengan bahan-bahan yang mudah perawatannya dan nyaman dikenakan seperti katun, linen, woll, hingga chiffon casionic, yang merefleksikan gelombang air laut.

Seagara by Elma Faricha
Seagara by Elma Faricha

Warna yang dipilih adalah navy blue, beige, abu serta merah yang menggambarkan keindahan laut selatan Kabupaten Malang yakni Balekambang.

Seagara by Elma Faricha
Seagara by Elma Faricha

INDONESIAN FASHION CHAMBER MALANG, PRHAU, AGUS SUNANDAR

Agus Sunandar menampilkan koleksi dengan tema “PRHAU”. Prhau adalah Perahu. Alat yang digunakan sebagsi sumber penghidupan masyarakat pesisir pantai selatan Kabupaten Malang. Perahu serta Nilai nilainya ada dalam koleksi Agus Sunandar kali ini.

Prhau by Agus Sunandar
Prhau by Agus Sunandar

Desain-desain yang basic menjadi pilihan dengan penekanan pada penggunaan garis garis kontur yang kuat dan tegas, juga penggunaan dominasi warna abu abu dan hitam batu karang.

Prhau by Agus Sunandar
Prhau by Agus Sunandar

Bahan yang digunakan adalah bahan Linen bertekstur woven yang kuat, merepresentasi nilai nilai kehidupan masyarakat pesisir pantai yang kuat, keras namun tetap penuh semangat.

Prhau by Agus Sunandar
Prhau by Agus Sunandar

Teks edited by Dini Nur Hardini

Foto koleksi IFC  ( Indonesian Fashion Chamber)

Jakarta Fashion Week 2017/2018 : Dear Woman by L.tru x Mice Cartoon

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]