MUFFEST 2018 – Muslim Fashion Festival Indonesia 2018, Sentra Penggerak Ekonomi Baru Indonesia

MUFFEST 2018 – Pada tanggal 5 Oktober 2017 lalu telah digelar acara Lauching MUFFEST 2018 di Grand Indonesia, Jakarta.

MUFFEST 2018
Preskon MUFFEST 2018

MUFFEST 2018 – Sinergi Perkembangan Fashion Indonesia

Selain mempresentasikan visi, misi, dan program MUFFEST 2018, dalam acara launching event ini juga diadakan mini talkshow.

Para pembicara talkshow merupakan perwakilan dari instansi pemerintah maupun asosiasi yang telah berkomitmen untuk mendukung acara ini. Kementerian Perindustrian, Kementerian KUKM, Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perdagangan, dan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).

MUFFEST ditujukan sebagai ruang untuk mempertemukan para pelaku industri fashion muslim di Indonesia dan internasional.

Selain itu acara ini sekaligus untuk mensinergikan berbagai pihak yang berkontribusi terhadap perkembangan fashion muslim Indonesia.

MUFFEST 2018 – Memasarkan keunggulan Fashion Indonesia

Meneruskan suksesnya penyelenggaraan pada tahun 2016 dan tahun 2017, MUFFEST 2018 akan kembali hadir untuk Anda.

Acara ini merupakan area exhibition yang memperkuat konsep ritel atau B2C (Business to Customer) sekaligus mengarah pada B2B (Business to Business) untuk konsumen ritel maupun buyer.

Acara akan digelar pada tanggal 19-22 April 2018 di area Main Lobby, Cendrawasih dan Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta.

Pameran ini juga bertujuan  memasarkan keunggulan modest fashion Indonesia melalui ready to wear craft fashion dengan mengoptimalkan kekayaan budaya lokal yang mengacu pada Indonesia Trend Forecasting sehingga dapat menjadi pusat inspirasi modest fashion dunia.

Indonesian Fashion Chamber (IFC) sebagai penyelenggara acara ini berjanji lebih meningkatkan kualitas acara ini sehingga ajang tahunan ini nantinya bisa menjadi barometer modest fashion global. Industri modest fashion Indonesia tengah giat diarahkan sebagai penggerak ekonomi baru yang potensial menciptakan peluang pasar di tingkat nasional maupun internasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi tanah air.

Menurut data yang dilansir dari Kementerian Perdagangan, pada periode tahun 2012-2016 nilai ekspor produk fashion muslim menunjukkan peningkatan yang positif. Pada tahun 2016, dari total nilai ekspor produk fashion 16,21 miliar USD, nilai ekspor fashion muslim mencapai 4,42 miliar USD dengan negara tujuan ekspor terbesar: Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Korea, dan China.

Berdasarkan data tersebut, MUFFEST 2018 kembali mengarah kepada kompetensi produk modest fashion Indonesia agar dapat menguasai pangsa pasar lokal dan mampu bersaing di pasar global.

Mengacu pada sektor modest fashion Indonesia yang begitu potensial, pemerintah semakin gencar mempromosikan ke dunia dengan kampanye Indonesia sebagai pusat destinasi belanja modest fashion. “MUFFEST tak hanya ditargetkan sebagai platform untuk menggerakkan bisnis para pelaku usaha modest wear Indonesia, namun juga diarahkan sebagai destinasi wisata belanja modest fashion. Selain menarik buyer dalam dan luar negeri,

MUFFEST akan menarik wisatawan mancanegara untuk berkunjung, berbelanja, menyaksikan fashion show, dan melihat trend modest fashion dunia di Indonesia,” tutur Ali Charisma, National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC).

MUFFEST 2018
Ali Charisma, Ketua IFC

Selain itu untuk membuat event tahunan ini semakin hidup, digelar pula rangkaian fashion show yang menampilkan keragaman karya desainer dan brand fashion muslim di Indonesia, mulai dari gaya konvensional, kontemporer, hingga syar’i yang sesuai Indonesia Trend Forecasting (Muslim Fashion Trend) 2018/2019.

MUFFEST 2018
Preskon MUFFEST 2018

Tak ketinggalan, para panitia juga menyelenggarakan kegiatan yang inspiratif dan interaktif, antara lain seminar, workshop, talkshow, audisi model muslimah Next Face MUFFEST 2018, dan kompetisi desain modest fashion, Modest Young Designer Competition (MYDC) 2018. Untuk pertama kalinya, MUFFEST 2018 akan menggelar Modest Beauty Make Up Competition sebagai apresiasi terhadap profesi make up artist (termasuk styling hijab/kerudung) yang memegang peranan penting dalam perkembangan modest fashion.

Muffest 2018
Preskon MUFFEST 2018

“Tentunya kami berupaya agar MUFFEST 2018 secara keseluruhan menjadi lebih baik, antara lain peserta pameran lebih bervariasi produknya yang mencakup fashion dan aksesori pelengkap busana seperti sepatu, tas, dan perhiasan. Jumlah peserta pameran dan slot fashion show pun bertambah, namun proses kurasi lebih ketat sehingga kualitas dapat ditingkatkan,” papar Addy Damarwulan, Direktur PT. Dyandra Promosindo.

“Meskipun perekonomian Indonesia sedang menurun belakangan ini, namun saya tetap optimis mendukung MUFFEST 2018. Berdasarkan pengalaman saya berpartisipasi dalam MUFFEST sejak pertama kali diselenggarakan, pameran MUFFEST sangat bagus untuk meningkatkan penjualan produk secara retail maupun reseller. Mengikuti fashion show MUFFEST sangat efektif untuk branding karena diekspos oleh berbagai media tingkat nasional dan internasional,” ungkap desainer Hannie Hananto, founder Hijabers Mom Community.

FASHION PRESENTATION

Dalam acara Launching MUFFEST 2018 digelar fashion presentation yang menampilkan rancangan para desainer dan brand yang akan berpartisipasi dalam MUFFEST 2018 yakni Ria Miranda, Norma Hauri, Barli Asmara, Kami Idea, Restu Anggraini, Rani Hatta, Shafira, El Hijab, Si.Se.Sa, Vivi Jubedi, Okki Setiana Dewi, dan Neusa x Purana. Dalam grand finale ditampilkan karya sejumlah desainer Indonesian Fashion Chamber (IFC) yakni Kivitz by Fitri Aulia, Monika Jufry, Najua Yanti, Hannie Hananto, Khanaan Salman, Chaera Lee, Neera Alatas, Eugene Effectes, Saffana, Sad Indah, Irna Mutiara, Anggia Handmade, Nunik Mawardi, Belinda Ameliyah, Defika Hanum, Mudrika Paradise, Deden Siswanto, Sofie, dan Ina Priyono.

Indonesia Modest Fashion Designers, Gemerlap Fashion Indonesia di Torino Fashion Week 2017

Indonesia Modest Fashion Designers

Indonesia Modest Fashion Designers – Tampaknya Indonesia boleh berbangga hati, karena semakin banyak perancang busana lokal yang merambah pasar internasional.

Indonesia Modest Fashion Designers
Indonesia Modest Fashion Designers

Pada tanggal 29 Juni hingga 3 Juli 2017, terdapat sebanyak 65 perancang busana dari berbagai negara di dunia ambil bagian dalam pergelaran mode internasional, Torino Fashion Week di Kota Turin, Italia.

Indonesia Modest Fashion Designers
Indonesia Modest Fashion Designers

Torino Fashion Week kali inidiselenggarakan oleh Torino Moda Association bekerja sama dengan Islamic Fashion and Design Council yang mendidikasikan khusus kepada busana muslim.

Indonesia Modest Fashion Designers
Indonesia Modest Fashion Designers

Selain itu fashion week ini bekerja sama dengan Pemerintah Kota Turin.

Indonesia Modest Fashion Designers
Indonesia Modest Fashion Designers

Presiden Torino Moda Association, Claudio Azzolini, menyatakan, ajang ini merupakan kesempatan berharga bagi para perancang busana muslim untuk menampilkan karyanya kepada dunia.

Indonesia Modest Fashion Designers
Indonesia Modest Fashion Designers

Parade busana dan penghargaan yang khusus ditujukan bagi desainer busana muslim merupakan yang pertama kali diselenggarakan dalam pekan mode di Italia.

Indonesia Modest Fashion Designers Membawa Empat Desainer Berprestasi

Para desainer  busana dari Indonesia yang tergabung dalam Indonesia Modest Fashion Designers ( IMFD ) turut ambil bagian dalam event tersebut.

Nama – nama desainer tersebut adalah Jeny Tjahjawati, Dian Pelangi,  Nina Nugroho, Novia Sari, dan Nur Zahra

Dan para desainer Indonesia ini telah menorehkan prestasi dengan memperoleh penghargaan khusus dari Islamic Fashion and Design Council :

  • Desainer Jeny Tjahyawati  menjadi salah satu dari empat penerima LUXURY Awards.

Penghargaan ini diberikan kepada mereka yang dipandang memiliki desain terbaik bersama tiga perancang busana dari Uni Emirat Arab, Oman, dan Pakistan.

  • Jeny tjahyawati yang juga ketua Umum “ INDONESIA MODEST FASHION DESIGNER” memperoleh kesempatan untuk mewakili Indonesia pada Paris Fashion Week mendatang.
  • Desainer Nur Zahra memperoleh penghargaan khusus dari AAB Fashion dan Debenhams.
  • Desainer Dian Pelangi, memperoleh honorary award dari LVMH.

LVMH adalah kelompok perusahaan multinasional dari Perancis yang khusus memproduksi berbagai merek simbol kemapanan dan kemewahan.

Dengan berperannya ke empat desainer  dari Indonesia Modest Fashion Designers ini menunjukkan banyak desainer Indonesia yang berprestasi.

Saat ini juga banyak perancang muda Indonesia lainnya yang bermunculan. Diharapkan mereka mampu mengejar prestasi yang sama atau lebih baik lagi.

Teks: Dini Nur Hardini

Foto: Dok. Indonesia Modest Fashion Designers ( IMFD )

 

BACA JUGA:

Yenty Tan – Presentasi Kemegahan Bagi Semua Wanita, Belle Époque!