Bramanta Wijaya: For We Walk By Faith, Not By Sight

[fusion_builder_container hundred_percent=”no” equal_height_columns=”no” menu_anchor=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_position=”center center” background_repeat=”no-repeat” fade=”no” background_parallax=”none” parallax_speed=”0.3″ video_mp4=”” video_webm=”” video_ogv=”” video_url=”” video_aspect_ratio=”16:9″ video_loop=”yes” video_mute=”yes” overlay_color=”” video_preview_image=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” padding_top=”” padding_bottom=”” padding_left=”” padding_right=””][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ layout=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” center_content=”no” last=”no” min_height=”” hover_type=”none” link=””][fusion_text]

Bramanta Wijaya – Berdiri dengan Iman, kalimat itu yang menguatkan Bramanta Wijaya fokus dalam berkarier di dunia fashion.

Bramanta Wijaya Collection
Faithfully Collection

Komitmennya memberikan desain yang terbaik bagi para klien telah ia buktikan. Hampir seluruh orang yang mengenalnya, yang pernah menjadi kliennya, menyebut Bram adalah sosok yang humble dan sangat bersahabat.

Bramanta Wijaya Collection
Faithfully Collection

Tak ada yang kecewa dengan karyanya. Tak heran ia semakin bersinar  6 tahun berkiprah di dunia fashion Indonesia.

Bramanta Wijaya Collection
Faithfully Collection

Pada tanggal 20 Desember 2017 lalu, rumah mode Bramanta Wijaya mengadakan show tunggal yang bertema Faithfully.

Bramanta Wijaya Collection
Faithfully Collection

The 30’s, The Old Hollywood Glamour

Dalam show-nya Bram menampilkan 18 koleksi terbaru yang khusus ia ciptakan melalui inspirasi pesona glamor dan kemewahan dari tahun 1930an.

Bramanta Wijaya Collection
Faithfully Collection

Era 30 menjadi inspirasi utama dari show yang menampilkan gaun koleksi Spring/Summer 2018. Melalui imajinasinya, Bramanta Wijaya meramu berbagai elemen dan cutting ke dalam kreasinya musim ini.

Bramanta Wijaya Collection
Faithfully Collection

The Old Hollywood Glamour, sebuah era yang dikenal akan garis rancang feminin dan romantis, dimana keindahan dari siluet tubuh wanita menjadi perhatian utama.

Bramanta Wijaya Collection
Faithfully Collection

Simple but not plain, classic but not old

Kalimat “simple but not plain, classic but not old” adalah ciri khas Bram dalam semua tampilan koleksinya. Termasuk koleksi musim panasnya kali ini yang bergaya sederhana dan artistik, namun masih sesuai dengan garis rancangnya.

Bramanta Wijaya Collection
Faithfully Collection

Faithfully masih mengusung ciri khas tabrak motif lace khas Bramanta Wijaya. Di beberapa rancangannya hadir teknik bordir untuk menciptakan custom lace sebagai ekspresi kebebasan.

Bramanta Wijaya Collection
Faithfully Collection

Meski sarat akan napas 1930an, Bram turut menggabungkan sentuhan modern sebagai penguat rangkaian koleksi tersebut. Perpaduan antara material ringan dan luxorious laces melebur satu dalam siluet yang dipadupadankan yang terdiri dari low back, capes, cloak dan beragam gaun panjang nan romantis.

Bramanta Wijaya Collection
Faithfully Collection

Bramanta Wijaya, Dreams and Personal Design

Pada koleksi ini Bramanta Wijaya mengajak para wanita untuk menikmati keindahan mimpi, merayakan kenangan bahagia, dan lamunan akan kecantikan yang biasanya hanya menjadi sebuah impian.

Bramanta Wijaya Collection
Faithfully Collection

Para pecinta fashion tak salah jika memilih koleksi dress atau wedding gown dari desainer berbakat ini. Karena desain yang ia berikan kepada para klinnya merupakan desain yang bercerita tentang dreams dan sangat personal.

Teks Dini Nur Hardini

Foto koleksi Bramanta Wijaya

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Sebastian Gunawan – Gemuruh Warna di 25 Tahun Karya Sebastian Gunawan

Sebastian gunawan – Genap 25 tahun Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese menjadi pionir di dunia mode Indonesia.

Seba, sapaan akrab bagi perancang busana berbakat ini merangkum kesempurnaan fesyen di dalam 82 rancangan terbarunya di koleksi “WHISPER/Roar SEBASTIAN GUNAWAN 25 TAHUN BERKARYA”

Pada tanggal 10 Oktober 2017 lalu, para pecinta fesyen Indonesia memenuhi Grand Ballroom Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta. Malam itu, Seba menggelar fashion show bertema WHISPER/Roar dalam merayakan 25 lamanya ia berkarya di dunia mode tanah air.

WHISPER/Roar mengandung filosofi ‘dari bisik-bisik’, dan kemudiam terdengar semakin nyaring, lalu berubah menjadi sebuah ‘gemuruh’ seiring perjalanan karya Sebastian Gunawan sebagai label.

Melalui koleksi yang diperagakan kali ini Sebastian dan Cristina ingin mengungkapkan tentang keindahan yang muncul dari keragaman siluet, pilihan bahan, pengerjaan detail dan jangkauan palet warna yang bisa bersatu dengan harmonis. Menjadi lebih detail ditandai dengan rancangan-rancangan bersiluet dramatis, detail artistik, serta penggunaan bahan yang diolah kembali dengan sangat menakjubkan.

WHISPER/Roar mengeksplorasi kekayaan romantisme gaya berbusana era tahun 40an, tahun 50an, dan tahun 60an dengan paduan warna yang memikat. Menjadi semakin hidup dengan gaya, cita rasa, dan aroma yang sangat masa kini.

Kekuatan koleksi yang ditampilka  terletak pada saat Sebastian dan Cristina mengeksplorasi bagian lengan busana dan menjadikannya sebagai si penghela perhatian dari deretan busana yang ditampilkan. Lengan lurus, bervolume, bertumpuk, pendek, panjang, mengayakan siluet.

Dengan pasti Sebastian melangkahkan siluet busana-busananya yang berstruktur, konstruktif, dan tegas ke depan. Gaya berstruktur itu mengungkapkan kesegaran pada desain-desain Sebastian dan Cristina.

Gaya tahun 1940an yang terlihat dalam siluet gaun lurus yang seakan berbisik tenang namun sekaligus meneriakkan tawaran baru lewat detail bergambar malaikat kecil yang tersusun dari butiran swarovski.

Roaring 25 Sebastian Gunawan Photo by Raja Aria Octivano - Establish Production
Roaring 25 Sebastian Gunawan
Photo by Raja Aria Octivano – Establish Production

Inspirasi gaya New Look tahun 1950an dihadirkan dalam rancangan rok lebar mengembang dari bahan lace kaku berlengan pof yang diperkaya dengan detail pita yang dilipat, ditekuk, dijahit tindas, di sekujur busana.

Roaring 25 Sebastian Gunawan Photo by Raja Aria Octivano - Establish Production
Roaring 25 Sebastian Gunawan
Photo by Raja Aria Octivano – Establish Productions

 

Penggunaan bahan kaku dan crispy ala tahun 60an, menggenapkan koleksi. Bahan-bahan yang cenderung bernilai vintage, di antaranya Damask (bahan tebal bertekstur dan bermotif dari hasil tenun), Mikado (jenis sutra mewah dan berat yang cocok untuk memberi struktur gaun), Sifon, Lame Matelasse, Lace, Sequin (bahan dengan kepingan-kepingan kecil yang dijahitkan diseluruh permukaannya), hingga sejenis kulit imitasi yang memberi nilai tambah pada penampilan busana.

Gaun demi gaun dirancang selayaknya sebuah karya seni karena dikerjakan dengan kerajinan tangan yang indah. Itulah Sebastian Gunawan, yang semakin menggema di usia kariernya yang sangat matang. Penikmat mode pun telah merasa semakin dimanjakan dengan berbagai sajian multidimensi dari sang Desainer.

Roaring 25 Sebastian Gunawan Photo by Raja Aria Octivano - Establish Production
Roaring 25 Sebastian Gunawan
Photo by Raja Aria Octivano – Establish Productions

 

Teks: Edited by Dini Nur Hardini

Foto: Raja Aria Octivano

Liberte – Sebuah Kebebasan Yang Terkonsep Dari Eddy Betty, Perancang Busana Senior Indonesia

Rinaldy Yunardi, Ketika Sang Maestro Desain Berbicara Tentang Rahasia Suksesnya

Anne Avantie, The Everlasting Heritage Collection

Yenty Tan – Presentasi Kemegahan Bagi Semua Wanita, Belle Époque!

Belle Époque - Yenty Tan Photo by Tim Muara Bagja

Yenty Tan – Malam ini terdapat sebuah kemeriahan di Prefunction Two Westin Hotel, Jakarta. Desainer muda cantik dan berbakat Yenty Tan menggelar peragaan usana bertajuk Belle Époque.

Belle Époque - Yenty Tan Photo by Tim Muara Bagja
Belle Époque – Yenty Tan
Photo by Tim Muara Bagja

Yenty Tan – Inspirasi Kemewahan Mode Eropa

Sebagai inspirasi bagi para pecinta fashion, khususnya di dunia wedding, saat ini sudah bukan hanya kalangan borjuasi Perancis saja yang merasakan kehidupan mewah.

Belle Époque - Yenty Tan Photo by Tim Muara Bagja
Belle Époque – Yenty Tan
Photo by Tim Muara Bagja

Setiap wanita bisa terlihat memikat melalui deretan koleksi busana pengantin dan busana cocktail dalam balutan selera masa kini yang dituangkan ke dalam 12 gaun cocktail dan 12 busana pengantin sebagai koleksi terbaru perancang lulusan ISWI ini.

Belle Époque – Masa Kejayaan

Belle Époque (dibaca:\ˈbel-é-ˈpȯk\, yang dikutip dari bahasa Perancis “La Belle Époque”, bermakna literasi “Era Cantik”) berlangsung dalam rentang waktu 1895 hingga 1914 dan menjadi Zaman Keemasan bangsa Barat, yang ditandai dengan kemakmuran, inovasi teknologi, kemajuan ilmiah, kemasyuran seni dan seni budaya.

Belle Époque - Yenty Tan Photo by Tim Muara Bagja
Belle Époque – Yenty Tan
Photo by Tim Muara Bagja

Bahan-bahan halus semacam satin duchess, lace, tulle digunakan sang Desainer untuk menggambarkan karakter perempuan yang datang dari kalangan atas.

Belle Époque yang bisa diartikan juga sebagai masa kejayaan ini memanjakan perempuan yang menggunakan dengan citra kemewahan, kemegahan dan aristokrasi melalui tampilan bergaya masa kini.

Gaun dengan rok bustle (sumpalan/padding) yang akrab di masa lalu bersalin rupa menjadi terusan sleveless berpotongan flare, rok lurus melebar di bawah, dalam nada warna lembut seperti abu-abu, putih, dan keperakan.

Kesan berani namun tidak vulgar terpampang nyata dengan tampikan gaun-gaun panjang tembus pandang dalam warna biru
muda, nude, dan moka. Gaya ratu victoria mincul dalam busana berkerah tinggi, yang menjadi signature style Yenty Tan.

Belle Époque - Yenty Tan Photo by Tim Muara Bagja
Belle Époque – Yenty Tan
Photo by Tim Muara Bagja

Bagi para bride to be, gaun pengantin
dengan jubah panjang putih terlihat manis dengan susunan lempengan-lempengan yang dipadu bubuhan mutiara, lace dan imbuhan kristal swarovski dan menjadi versi grande yang berkesan megah.

Busana yang serba indah tersebut
dipersembahkan kepada pecinta mode dan editor mode Indonesia pada hari Sabtu, 23 September 2017 bertepatan dengan
penyelenggaraan pameran pernikahan The New Beginning Westin Wedding.

Teks: Dini Nur Hardini

 

Nao, Some Girls Are Born With The True Beauty

Liberte – Sebuah Kebebasan Yang Terkonsep Dari Eddy Betty, Perancang Busana Senior Indonesia

Liberte
Liberte
Liberte – Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Liberte- Sebuah Kebebasan Yang Terkonsep Dari Eddy Betty, Perancang Busana Senior Indonesia.

Liberte – Fun, playful, dan penuh dengan cerita! Setelah sembilan tahun menanti perancang senior Eddy Betty untuk tampil kembali memamerkan karyanya di panggung runaway, para pecinta fashion Indonesia telah dimanjakan oleh pegelaran apik yang berlangsung di Hotel Raffles Indonesia pada tanggal 20 September 2017, Liberte 2018 Couture Collection.

Liberte - Eddy Betty
Liberte -Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Liberte, Sebuah Kebebasan Yang Terkonsep

“Saya menyukai konstruksi,” kata Eddy sebelum pagelaran dimulai. “Saya ingin wanita terlihat cantik dengan badan yang sempurna.”

Oleh karena itu sang ahli ini menjanjikan tampilan yang pas untuk semua bentuk tubuh kliennya. “Ada yang pinggangnya kurang ramping, ada yang bagian dadanya kurang proposional, semua bisa diatasi dengan mengenali bentuk badan lebih detil dan mengatasinya dengan bustier atau korset.

Bustier memang telah dikenal merupakan identitas karya desainer berbakat ini. Dalam peragaan busana ini pun, bustier menjadi benang merahnya dan selalu tampil dalam seluruh karya Eddy malam itu. Eddy memang telah menaklukkan dan menjadikan bustier sebagai DNA dalam karya-karyanya. Bustier ibarat sripanggung, Sang Primadona!

Liberte - Eddy Betty
Liberte – Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Masih berbicara tentang bustier, keasyikan lain bagi para pecinta fashion adalah statement kebebasan yang diberikan oleh Eddy Betty. Jika Anda mengenal bustier sebagai alat bantu yang dikenakan di dalam busana dengan nuansa warna hitam atau krem, di sini Eddy menyuguhkan kecantikan bustier dengan warna yang berani.

Liberte - Eddy Betty
Liberte – Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Dahulu kala bustier hanya diperkenankan berada di dalam busana, dengan variasi warna hitam dan krem. Namun oleh Eddy Betty sekarang ditampilkan kebalikannya. Bustier menjadi simbolisme kebebasan sang Desainer dalam berolah rasa. Gayanya berkelas dan seksi namun jauh dari kesan vulgar.

Liberte - Eddy Betty
Liberte – Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Bustier juga menjadi mungkin hadir dengan gaya busana yang transparan untuk kesan ringan dan seksi, atau digabungkan dengan gaya peplum yang mekar di bagian pinggang supaya terlihat keanggunan, atau ditonjolkan dengan unsur lipit-lipit di dalamnya yang mengesankan gaya glamor.

Eddy Betty, Harmonisasi Mimpi dan Perjalanan Hidup Yang Sempurna

Liberte - Eddy Betty
Liberte – Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Ya, malam itu Eddy Betty serasa membawa kita ke perjalanan hidup dan mimpi-mimpinya. Melalui berbagai kecantikan bustier, 79 set busana koleksi terkini dari Eddy Betty yang diberi tajuk Liberté (dikutip dari bahasa Perancis yang bermakna kebebasan) di Dian Ballroom, Raffles Hotel ini sarat dengan alur yang berguncang dan cukup mengaduk emosi.

Liberte - Eddy Betty
Liberte – Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Sesaat Anda akan dibawa ke suasana kota mode Paris dengan desain baju yang simpel, modern, serta aksesori topi palet. Lalu Anda akan merasa ada di era 70, 80, dan 90-an melalui aksesori yang berani. Kemudian Anda merasa seperti bergairah dan bebas ketika memakai t-shirt yang dipadukan dengan atribut bridal. Pangggung fadhion saat itu terlihat sempurna dengan dukungan dari desainer aksesori Rinaldy A Yunardi, Thang Shoes, dan makeup artist senior Adi Adrian

Eddy telah sangaf fasih memelintir gaya sambil tetap merangkum harmoni. Lebih dari dua dasa warsa berkarya membuat Eddy Betty menjadi piawai dan menjadi inspirasi di dalam panggung fashion Indonesia.

 

Teks: Dini Nur Hardini

Foto: Raja Aria Octivano

How Signature Atelier by Melta Tan Brings You To a Maximum Look

Signature Atelier by Melta Tan

How Signature Atelier by Melta Tan, Brings You To a Maximum Look in Their Ready to Wear Gown

Signature Atelier by Melta Tan – Pesta, wedding, maupun acara penting lainnya, merupakan saat-saat dimana Anda mempunyai kesempatan untuk tampil maksimal. Signature Atelier by Melta Tan hadir untuk melengkapi kebutuhan Anda akan gaun ready to wear yang cocok untuk pesta pernikahan, pesta ulang tahun, pre wedding photoshoot dan lain sebagainya. Desti Artanti menuliskan fashion review ini untuk Anda.

signature atelier by melta tan
signature atelier by melta tan

Bali Based Ready To Wear Line

Berdiri pada tahun 2016, brand ini kini mengedepankan konsep yang lebih simpel dan elegan, setelah sebelumnya sukses dengan brand Provocate by Melta Tan. Gaun-gaun yang bisa Anda pakai didesain menggunakan material berkualitas tinggi dan dirancang untuk acara indoor maupun outdoor. Itulah mengapa brand ini mampu membuat Anda tampil maksimal di saat-saat penting dalam hidup Anda.

Sebagai Bali based ready to wear line, Signature Atelier by Melta Tan berkomitmen untuk menjadi brand yang berkualitas tinggi dan siap melayani Anda yang berada di Pulau Bali maupun di luar Pulau Bali. Bahkan jika Anda berada di luar negeri, sang perancang muda yang cantik ini pun siap memenuhi segala kebutuhan akan gaun pesta yang menawan.

signature atelier by melta tan
signature atelier by melta tan

GLOWING DECEMBER

Pada awal bulan Desember 2016, Melta Tan juga telah memamerkan koleksi terbaru Signature Atelier pada event Lino & Sons bersama dengan OCBC NISP Premier Banking, dengan tema Glowing December. Runway ini pun sukses menarik perhatian. Gaun-gaun berupa simple long dress dibalut dengan rangkaian floral lace menjadi kunci penampilan menarik para model yang membawakannya.

Signature Atelier by Melta Tan
Signature Atelier by Melta Tan

Dengan konsep simpel dan elegan yang menjadi suguhan utama, gaun-gaun ini tampak manis saat dikenakan. Warna-warna yang kalem memberi kesan elegan dan mewah tanpa kesan berlebihan. So, if you haven’t any thought of a gown for your next party, it’s time to take a look at this glamour collections!

 

Credit:

Teks by Desti Artanti

Photo by Dok. Melta Tan