Indonesian Fashion Chamber Malang: Gemerlap Pesona Kabupaten Malang di Kota Jakarta

Prhau by Agus Sunandar

Indonesian Fashion Chamber Malang – Tak hanya desainer ibukota yang memeriahkan acara Jakarta Fashion Week kali ini,  “The Heart of East Java” sangat sukses digelar oleh
IFC atau Indonesian Fashion Chamber Malang, Jawa Timur.

Indonesian Fashion Chamber Malang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata kabupaten Malang.

Mereka sepakat mengangkat keindahan pantai Balekambang untuk show dalam event Jakarta Fashion Week ini.

Kata Balekambang, terbentuk dari dua kata, yaitu: (1) bale, menunjuk pada balai, suatu bangunan berukuran besar dengan dinding terbuka/tertutup dan beratap yang disangga oleh sejumlah tiang.

Sedangkan (2) kambang, artinya posisi tanah tempat bedirinya bangunan, dikelilingi oleh perairan alamiah atau buatan semacam pulau. Jadi balekambang bisa diartikan sebagai bangunan yang mengambang.

Bale kambang secara filosofis berhubungan dengan konsep kosmologi. Bale melambangkan gunung suci Meru, tanah yang menjadi tempat berdirinya bangunan yang dikelilingi oleh perairan berupa samodra (ksira, patala) dan bersentrum pada Meru.

Di Kabupaten Malang, nama Balekambang menjadi sebutan untuk kawasan wisata bahari unggulan di Malang selatan.

Tiga desainer dari Indonesian Fashion Chamber Malang, menjadikan Balekambang sebagai tema besar dari koleksinya kali ini, mencoba menguatkan posisi city branding Kabupaten Malang sebagai “The Heart of East Java”

Konsep nilai nilai yang ingin ditampilkan adalah, semangat, optimis, kuat, terbuka, elegance dan modern.

INDONESIAN FASHION CHAMBER MALANG, SEASIDE, KIKI MAHENDRA

Desainer Kiki Mahendra menampilkan koleksi dengan tema “SEASIDE”. Terinspirasi dari indahnya pemandangan disekitar pantai Balekambang.

Indonesian fashion chamber malang Seaside by Kiki Mahendra
Seaside by Kiki Mahendra

Pasir, ombak, awan, kerang, mutiara, sisik ikan, dan berbagai macam tumbuhan laut menjadi sumber inspirasi yang direpresentasikan sebagai details dalam rancangan gaun malam muslim.

Seaside by Kiki Mahendra
Seaside by Kiki Mahendra

Abu, biru, krem, orange kecoklatan menjadi pilihan warna yang ditampilkan. Style romantik tetap mejadi pilihan sebagai ciri khas, berpadu dengan bahan organza, tule, tafeta, satin, dan taburan krystal untuk menambah kesan elegan.

Seaside by Kiki Mahendra
Seaside by Kiki Mahendra

INDONESIAN FASHION CHAMBER MALANG, SEAGARA, ELMA FARICHA

Desainer Elma Faricha menampilkan koleksi dengan tema “SEAGARA”. Kekayaan laut mulai dari terumbu karang, ombak, pasir hingga matahari Item-item yang dibuat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat seperti kemeja, celana, rok, hingga berbagai macam outer-outer.

Seagara by Elma Faricha
Seagara by Elma Faricha

Cuttingnya simpel, dan desainnya timeless.
Dengan bahan-bahan yang mudah perawatannya dan nyaman dikenakan seperti katun, linen, woll, hingga chiffon casionic, yang merefleksikan gelombang air laut.

Seagara by Elma Faricha
Seagara by Elma Faricha

Warna yang dipilih adalah navy blue, beige, abu serta merah yang menggambarkan keindahan laut selatan Kabupaten Malang yakni Balekambang.

Seagara by Elma Faricha
Seagara by Elma Faricha

INDONESIAN FASHION CHAMBER MALANG, PRHAU, AGUS SUNANDAR

Agus Sunandar menampilkan koleksi dengan tema “PRHAU”. Prhau adalah Perahu. Alat yang digunakan sebagsi sumber penghidupan masyarakat pesisir pantai selatan Kabupaten Malang. Perahu serta Nilai nilainya ada dalam koleksi Agus Sunandar kali ini.

Prhau by Agus Sunandar
Prhau by Agus Sunandar

Desain-desain yang basic menjadi pilihan dengan penekanan pada penggunaan garis garis kontur yang kuat dan tegas, juga penggunaan dominasi warna abu abu dan hitam batu karang.

Prhau by Agus Sunandar
Prhau by Agus Sunandar

Bahan yang digunakan adalah bahan Linen bertekstur woven yang kuat, merepresentasi nilai nilai kehidupan masyarakat pesisir pantai yang kuat, keras namun tetap penuh semangat.

Prhau by Agus Sunandar
Prhau by Agus Sunandar

Teks edited by Dini Nur Hardini

Foto koleksi IFC  ( Indonesian Fashion Chamber)

Jakarta Fashion Week 2017/2018 : Dear Woman by L.tru x Mice Cartoon

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Sebastian Gunawan – Gemuruh Warna di 25 Tahun Karya Sebastian Gunawan

Sebastian gunawan – Genap 25 tahun Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese menjadi pionir di dunia mode Indonesia.

Seba, sapaan akrab bagi perancang busana berbakat ini merangkum kesempurnaan fesyen di dalam 82 rancangan terbarunya di koleksi “WHISPER/Roar SEBASTIAN GUNAWAN 25 TAHUN BERKARYA”

Pada tanggal 10 Oktober 2017 lalu, para pecinta fesyen Indonesia memenuhi Grand Ballroom Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta. Malam itu, Seba menggelar fashion show bertema WHISPER/Roar dalam merayakan 25 lamanya ia berkarya di dunia mode tanah air.

WHISPER/Roar mengandung filosofi ‘dari bisik-bisik’, dan kemudiam terdengar semakin nyaring, lalu berubah menjadi sebuah ‘gemuruh’ seiring perjalanan karya Sebastian Gunawan sebagai label.

Melalui koleksi yang diperagakan kali ini Sebastian dan Cristina ingin mengungkapkan tentang keindahan yang muncul dari keragaman siluet, pilihan bahan, pengerjaan detail dan jangkauan palet warna yang bisa bersatu dengan harmonis. Menjadi lebih detail ditandai dengan rancangan-rancangan bersiluet dramatis, detail artistik, serta penggunaan bahan yang diolah kembali dengan sangat menakjubkan.

WHISPER/Roar mengeksplorasi kekayaan romantisme gaya berbusana era tahun 40an, tahun 50an, dan tahun 60an dengan paduan warna yang memikat. Menjadi semakin hidup dengan gaya, cita rasa, dan aroma yang sangat masa kini.

Kekuatan koleksi yang ditampilka  terletak pada saat Sebastian dan Cristina mengeksplorasi bagian lengan busana dan menjadikannya sebagai si penghela perhatian dari deretan busana yang ditampilkan. Lengan lurus, bervolume, bertumpuk, pendek, panjang, mengayakan siluet.

Dengan pasti Sebastian melangkahkan siluet busana-busananya yang berstruktur, konstruktif, dan tegas ke depan. Gaya berstruktur itu mengungkapkan kesegaran pada desain-desain Sebastian dan Cristina.

Gaya tahun 1940an yang terlihat dalam siluet gaun lurus yang seakan berbisik tenang namun sekaligus meneriakkan tawaran baru lewat detail bergambar malaikat kecil yang tersusun dari butiran swarovski.

Roaring 25 Sebastian Gunawan Photo by Raja Aria Octivano - Establish Production
Roaring 25 Sebastian Gunawan
Photo by Raja Aria Octivano – Establish Production

Inspirasi gaya New Look tahun 1950an dihadirkan dalam rancangan rok lebar mengembang dari bahan lace kaku berlengan pof yang diperkaya dengan detail pita yang dilipat, ditekuk, dijahit tindas, di sekujur busana.

Roaring 25 Sebastian Gunawan Photo by Raja Aria Octivano - Establish Production
Roaring 25 Sebastian Gunawan
Photo by Raja Aria Octivano – Establish Productions

 

Penggunaan bahan kaku dan crispy ala tahun 60an, menggenapkan koleksi. Bahan-bahan yang cenderung bernilai vintage, di antaranya Damask (bahan tebal bertekstur dan bermotif dari hasil tenun), Mikado (jenis sutra mewah dan berat yang cocok untuk memberi struktur gaun), Sifon, Lame Matelasse, Lace, Sequin (bahan dengan kepingan-kepingan kecil yang dijahitkan diseluruh permukaannya), hingga sejenis kulit imitasi yang memberi nilai tambah pada penampilan busana.

Gaun demi gaun dirancang selayaknya sebuah karya seni karena dikerjakan dengan kerajinan tangan yang indah. Itulah Sebastian Gunawan, yang semakin menggema di usia kariernya yang sangat matang. Penikmat mode pun telah merasa semakin dimanjakan dengan berbagai sajian multidimensi dari sang Desainer.

Roaring 25 Sebastian Gunawan Photo by Raja Aria Octivano - Establish Production
Roaring 25 Sebastian Gunawan
Photo by Raja Aria Octivano – Establish Productions

 

Teks: Edited by Dini Nur Hardini

Foto: Raja Aria Octivano

Liberte – Sebuah Kebebasan Yang Terkonsep Dari Eddy Betty, Perancang Busana Senior Indonesia

Rinaldy Yunardi, Ketika Sang Maestro Desain Berbicara Tentang Rahasia Suksesnya

Anne Avantie, The Everlasting Heritage Collection

Liberte – Sebuah Kebebasan Yang Terkonsep Dari Eddy Betty, Perancang Busana Senior Indonesia

Liberte
Liberte
Liberte – Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Liberte- Sebuah Kebebasan Yang Terkonsep Dari Eddy Betty, Perancang Busana Senior Indonesia.

Liberte – Fun, playful, dan penuh dengan cerita! Setelah sembilan tahun menanti perancang senior Eddy Betty untuk tampil kembali memamerkan karyanya di panggung runaway, para pecinta fashion Indonesia telah dimanjakan oleh pegelaran apik yang berlangsung di Hotel Raffles Indonesia pada tanggal 20 September 2017, Liberte 2018 Couture Collection.

Liberte - Eddy Betty
Liberte -Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Liberte, Sebuah Kebebasan Yang Terkonsep

“Saya menyukai konstruksi,” kata Eddy sebelum pagelaran dimulai. “Saya ingin wanita terlihat cantik dengan badan yang sempurna.”

Oleh karena itu sang ahli ini menjanjikan tampilan yang pas untuk semua bentuk tubuh kliennya. “Ada yang pinggangnya kurang ramping, ada yang bagian dadanya kurang proposional, semua bisa diatasi dengan mengenali bentuk badan lebih detil dan mengatasinya dengan bustier atau korset.

Bustier memang telah dikenal merupakan identitas karya desainer berbakat ini. Dalam peragaan busana ini pun, bustier menjadi benang merahnya dan selalu tampil dalam seluruh karya Eddy malam itu. Eddy memang telah menaklukkan dan menjadikan bustier sebagai DNA dalam karya-karyanya. Bustier ibarat sripanggung, Sang Primadona!

Liberte - Eddy Betty
Liberte – Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Masih berbicara tentang bustier, keasyikan lain bagi para pecinta fashion adalah statement kebebasan yang diberikan oleh Eddy Betty. Jika Anda mengenal bustier sebagai alat bantu yang dikenakan di dalam busana dengan nuansa warna hitam atau krem, di sini Eddy menyuguhkan kecantikan bustier dengan warna yang berani.

Liberte - Eddy Betty
Liberte – Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Dahulu kala bustier hanya diperkenankan berada di dalam busana, dengan variasi warna hitam dan krem. Namun oleh Eddy Betty sekarang ditampilkan kebalikannya. Bustier menjadi simbolisme kebebasan sang Desainer dalam berolah rasa. Gayanya berkelas dan seksi namun jauh dari kesan vulgar.

Liberte - Eddy Betty
Liberte – Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Bustier juga menjadi mungkin hadir dengan gaya busana yang transparan untuk kesan ringan dan seksi, atau digabungkan dengan gaya peplum yang mekar di bagian pinggang supaya terlihat keanggunan, atau ditonjolkan dengan unsur lipit-lipit di dalamnya yang mengesankan gaya glamor.

Eddy Betty, Harmonisasi Mimpi dan Perjalanan Hidup Yang Sempurna

Liberte - Eddy Betty
Liberte – Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Ya, malam itu Eddy Betty serasa membawa kita ke perjalanan hidup dan mimpi-mimpinya. Melalui berbagai kecantikan bustier, 79 set busana koleksi terkini dari Eddy Betty yang diberi tajuk Liberté (dikutip dari bahasa Perancis yang bermakna kebebasan) di Dian Ballroom, Raffles Hotel ini sarat dengan alur yang berguncang dan cukup mengaduk emosi.

Liberte - Eddy Betty
Liberte – Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Sesaat Anda akan dibawa ke suasana kota mode Paris dengan desain baju yang simpel, modern, serta aksesori topi palet. Lalu Anda akan merasa ada di era 70, 80, dan 90-an melalui aksesori yang berani. Kemudian Anda merasa seperti bergairah dan bebas ketika memakai t-shirt yang dipadukan dengan atribut bridal. Pangggung fadhion saat itu terlihat sempurna dengan dukungan dari desainer aksesori Rinaldy A Yunardi, Thang Shoes, dan makeup artist senior Adi Adrian

Eddy telah sangaf fasih memelintir gaya sambil tetap merangkum harmoni. Lebih dari dua dasa warsa berkarya membuat Eddy Betty menjadi piawai dan menjadi inspirasi di dalam panggung fashion Indonesia.

 

Teks: Dini Nur Hardini

Foto: Raja Aria Octivano

Rinaldy Yunardi, Ketika Sang Maestro Desain Berbicara Tentang Rahasia Suksesnya

Rinaldy Yunardi

Rinaldy Yunardi – Siapa yang tak mengenal pria yang satu ini. Aksesori yang ia desain tak hanya digemari wanita Indonesia saja namun juga selebriti dunia. Sebutlah Katy Perry dan Nicky Minaj, jika kedua artis tenar ini pun terpukau dengan hasil karya Rinaldy, Anda tak perlu meragukan lagi mengenai kepiawaian desainer ini dalam mencipta sebuah karya.

Rinaldy Yunardi
Rinaldy Yunardi

Establish Production merasa sangat bangga diberi kesempatan secara ekslusif melakukan wawancara dengan Rinaldy di butiknya, di kawasan Pluit, Jakarta Utara. Sangat on time, pria yang memulai karier di dunia desain sejak tahun 1996 ini datang tepat waktu. “Anda tahu sendiri di Jakarta, kita tidak bisa memprediksi waktu ketika di jalan. Saya bukannya tidak mau bersosialisai, tapi bagi saya jika memiliki janji dengan klien atau customer sangat penting. Saya tidak mau menghabiskan waktu di jalan hanya untuk sekadar gaul, sehingga oran lain menunggu saya.” Hal yang yang sangat kecil, tapi sangat terlihat di sini bahwa ia sangat menghargai waktu, dan tepat janji.

Lebih dari 21 tahun ia berkarya di dunia fashion, menghargai orang lain selalu menjadi gawang di keseharian pria yang berulang tahun pada tanggal 13 Desember. “Menghargai orang lain itu bisa dimulai dari menghargai orang tua lebih dulu. Saya percaya orang yang mampu menghargai orang tuanya, pasti bisa menghargai keluarga, pasangan, profesinya, dan lain sebagainya.”

Tak heran jika semakin banyak penggemar Rinaldy Aviano Yunardi. Karena ia sangat menghargai orang yang datang padanya, dan mendengarkan apa yang menjadi impian mereka.

Rinaldy Yunardi akan senang menyediakan waktu untuk berdiskusi dan membantu Anda mewujudkan tampilan impian Anda. Di awal memasuki butiknya saja, Anda akan dimanjakan dengan pemandangan indah dari semua karya Rinaldy. Di ruang kerjanya, terdapat berbagai aksesori seperti mahkota raja dan ratu, tiara wedding, sampai tusuk konde. Jadi tak hanya konsep internasional, pernak pernik klasik pun bisa Anda lihat dengan apik di etalase ruangannya.

Tidak mudah menjadi seorang desainer yang mumpuni. Baginya, seorang desainer tak cukup hanya menggambar, lalu memerintah orang lain melakukan pekerjaan-pekerjaan detsilnya. Memang betul dibutuhkan sebuah tim. Tapi bagi pria ini desainer harus mampu melakukan semuanya juga. Membuat pola, menjahit, dan sebagainya. Jika tidak menguasai tekniknya, bagaimana bisa mengarahkan dan menghasilkan sebuah karya yang indah.

Desainer itu mampu mencipta dari apapun, bahkan ketika salah potong pola, pasti bisa dijadikan karya yang menarik, tinggal memainkan imajinasi saja. Jadi ketika di tanya inspirasi apa yang pakai, jawabannya adalah apapun bisa menjadi inspirasi. Pria kelahiran Medan ini memiliki daya imajinasi yang hebat ditambah rasa seni yang sangat kuat.

“Saya juga tidak punya konsep khusus. Saya punya semua bentuk dari yang unik sampai elegan. Karena inspirasi bisa didapat dari apapun, saya rekam, lalu saya tuangkan dalam sebuah karya. Itulah inspirasi.” tutup Rinaldy

 

Anne Avantie, The Everlasting Heritage Collection

Ayla Dimitri, Powerful Pink

Ayla Dimitri, Powerful Pink

ayla dimitri

Ayla Dimitri, Powerful Pink

Ayla Dimitri – Powerful, seksi, dan memesona. Kesan itulah yang terlihat dari foto yang ambil oleh Edwin Effendi kali ini. Pink selalu identik dengan kelembutan dan kesabaran. Benar, namun adakalanya warna lembut ini terlihat kokoh dan kuat. Tak heran berbagai lambang yang menggambarkan kekuatan memakai warna cantik ini, seperti hari kanker sedunia. Warna pink bisa menunjukkan kekuatan para survivor dalam menghadapi penyakit yang kita ketahui sangat powerful ini.

ayla dimitri

Dalam artikel ini www.establishproduction.com lebih akan mengulas betapa warna pink ini terlihat menawan sekaligus memukau. lewat sentuhan tangan desainer yang kini mulai go international, Mety Choa, balutan gaun cocktail berwarna pink dapat terlihat sangat kuat pesonanya di tubuh model cantik, Ayla Dimitri. Ayla sangat mampu merepresentasikan gaun Mety Choa dengan karakter yang sangat berbeda.

ayla dimitri

“Wow, ini sangat menarik karena baik warna dan model gaunnya bukan saya banget,” kata Ayla pertama kali melihat gaun yang akan ia kenakan pada saat pemotretan berlangsung. Ayla dengan sangat ringan mampu menonjolkan pesonanya melalui gaya yang tidak biasa baginya. Dengan semangat, Ayla mengeluarkan semua energi dan pesonanya dalam menunjukkan kesan seksi, tegas, dan berani di balik gaun cantik yang ia kenakan.

ayla dimitri

 

Selama pemotretan Ayla banyak bercerita mengenai kegiatannya sekarang. Sebagai orang yang sangat ahli dalam bidang fashion, Ayla semakin kuat dalam menjalani karier yang ia jalani. Mulai menjadi icon di beberapa brand fashion dan kecantikan tidak membuat ia sombong. Bahkan ketika melakukan foto ini, Alya dalam kondisi kesehatan yang tidak terlalu bagus. “Wah, harusnya aku bisa lebih maksimal nih, kalau aku sehat,” kata Ayla. Namun www.establishproduction.com sangat beruntung, perempuan cantik ini tetap profesional dan mengerahkan semua talenta dia untuk terlihat memukau di depan kamera. Ayla yang pernah menjadi stylist dan editor fashion di sebuah majalah ternama ini pun membuka peluang jika ada yang menawarinya peran di dunia film. “Pasti akan lebih padat jadwalnya dan harus bisa bagi waktu, sih.. tapi kenapa ngga dicoba?” tutup Ayla dengan ramah dan percaya diri.

CREDIT

Photo by Edwin Effendi 
Styling by Dini Nur Hardini

Makeup & Hairdo Tiara by Adeline Makeup
Model: Ayla Dimitri
Dress by Mety Choa Collection

 

 

How Signature Atelier by Melta Tan Brings You To a Maximum Look

Signature Atelier by Melta Tan

How Signature Atelier by Melta Tan, Brings You To a Maximum Look in Their Ready to Wear Gown

Signature Atelier by Melta Tan – Pesta, wedding, maupun acara penting lainnya, merupakan saat-saat dimana Anda mempunyai kesempatan untuk tampil maksimal. Signature Atelier by Melta Tan hadir untuk melengkapi kebutuhan Anda akan gaun ready to wear yang cocok untuk pesta pernikahan, pesta ulang tahun, pre wedding photoshoot dan lain sebagainya. Desti Artanti menuliskan fashion review ini untuk Anda.

signature atelier by melta tan
signature atelier by melta tan

Bali Based Ready To Wear Line

Berdiri pada tahun 2016, brand ini kini mengedepankan konsep yang lebih simpel dan elegan, setelah sebelumnya sukses dengan brand Provocate by Melta Tan. Gaun-gaun yang bisa Anda pakai didesain menggunakan material berkualitas tinggi dan dirancang untuk acara indoor maupun outdoor. Itulah mengapa brand ini mampu membuat Anda tampil maksimal di saat-saat penting dalam hidup Anda.

Sebagai Bali based ready to wear line, Signature Atelier by Melta Tan berkomitmen untuk menjadi brand yang berkualitas tinggi dan siap melayani Anda yang berada di Pulau Bali maupun di luar Pulau Bali. Bahkan jika Anda berada di luar negeri, sang perancang muda yang cantik ini pun siap memenuhi segala kebutuhan akan gaun pesta yang menawan.

signature atelier by melta tan
signature atelier by melta tan

GLOWING DECEMBER

Pada awal bulan Desember 2016, Melta Tan juga telah memamerkan koleksi terbaru Signature Atelier pada event Lino & Sons bersama dengan OCBC NISP Premier Banking, dengan tema Glowing December. Runway ini pun sukses menarik perhatian. Gaun-gaun berupa simple long dress dibalut dengan rangkaian floral lace menjadi kunci penampilan menarik para model yang membawakannya.

Signature Atelier by Melta Tan
Signature Atelier by Melta Tan

Dengan konsep simpel dan elegan yang menjadi suguhan utama, gaun-gaun ini tampak manis saat dikenakan. Warna-warna yang kalem memberi kesan elegan dan mewah tanpa kesan berlebihan. So, if you haven’t any thought of a gown for your next party, it’s time to take a look at this glamour collections!

 

Credit:

Teks by Desti Artanti

Photo by Dok. Melta Tan