Bvlgari Goldea – Seksi dan Romantisme Goldea The Roman Night

BVLGARI GOLDEA – Bagi penggemar parfum Bulgari seri Goldea, Bulgari tahun 2017 ini telah mengeluarkan lagi satu seri terbaru, Goldea The Roman Night.

Bvlgari Goldea The Roman Night
Bvlgari Goldea “The Roman Night”

The Roman Night terinspirasi dari sebuah kota cantik Roma, yang ketika pada malam hari mampu memancarkan pesona romansa yang indah.

Bvlgari Goldea The Roman Night

Seperti yang kita ketahui, Roma memang sangat dikenal sebagai kota yang memiliki banyak histori, dan berperan sebagai magnet yang mampu menarik perhatian banyak orang sehingga memiliki julukan The Eternal City.

Ya, setelah dua seri sebelumnya yaitu Goldea dan Rose Goldea, kini The Roman Night menambah kekuatan esensi wewangian ini menjadi lebih kuat dan memikat.

Bella Hadid

Dari packaging dan aromanya, Goldea The Roman Night cocok bagi wanita-wanita muda yang seksi dan berjiwa bebas.

Dan untuk mencerminkan aura kebebasannya ini, Bulgari memilih Bella Hadid sebagai Brand Ambassador dari wewangian ini. Bella terlihat sangat sempurna sebagai sosok The Roman Night. Aktris dan model cantik ini terlihat powerful dan tangguh dalam foto dan video komersil parfum ini bisa tetap terlihat memikat, benar-benar esensi dari wanita Goldea The Roman Night.

Kembali berbicara mengenai wewangian ini, sang master perfumer Alberto Morillas  kembali menciptakan wewangian ini dengan merumuskan kembali chypre, dengan aroma mullberry dan black peony yang memberikan sensasi kesegaran. Ia juga menambahkan perpaduan dari jasmine dan tuberose untuk citra yang lebih feminin bagi sang pemakai. Serta untuk membungkus kesempurnaan wewangian ini, Alberto meraciknya dengan sentuhan black musk, patchouli, dan vetiver. Di mana ketiganya mengeluarkan kesan woody dan aroma sensual yang kuat.

(Teks edited by Dini Nur Hardini

Foto: Courtesy of Bulgari)

My Burberry Blush, Aroma Bagi Wanita Berharga dan Percaya Diri

Narciso Rodriguez: The New Favorit Fragrance “For Her Fleur Musc”

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Indonesian Fashion Chamber Malang: Gemerlap Pesona Kabupaten Malang di Kota Jakarta

Prhau by Agus Sunandar

Indonesian Fashion Chamber Malang – Tak hanya desainer ibukota yang memeriahkan acara Jakarta Fashion Week kali ini,  “The Heart of East Java” sangat sukses digelar oleh
IFC atau Indonesian Fashion Chamber Malang, Jawa Timur.

Indonesian Fashion Chamber Malang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata kabupaten Malang.

Mereka sepakat mengangkat keindahan pantai Balekambang untuk show dalam event Jakarta Fashion Week ini.

Kata Balekambang, terbentuk dari dua kata, yaitu: (1) bale, menunjuk pada balai, suatu bangunan berukuran besar dengan dinding terbuka/tertutup dan beratap yang disangga oleh sejumlah tiang.

Sedangkan (2) kambang, artinya posisi tanah tempat bedirinya bangunan, dikelilingi oleh perairan alamiah atau buatan semacam pulau. Jadi balekambang bisa diartikan sebagai bangunan yang mengambang.

Bale kambang secara filosofis berhubungan dengan konsep kosmologi. Bale melambangkan gunung suci Meru, tanah yang menjadi tempat berdirinya bangunan yang dikelilingi oleh perairan berupa samodra (ksira, patala) dan bersentrum pada Meru.

Di Kabupaten Malang, nama Balekambang menjadi sebutan untuk kawasan wisata bahari unggulan di Malang selatan.

Tiga desainer dari Indonesian Fashion Chamber Malang, menjadikan Balekambang sebagai tema besar dari koleksinya kali ini, mencoba menguatkan posisi city branding Kabupaten Malang sebagai “The Heart of East Java”

Konsep nilai nilai yang ingin ditampilkan adalah, semangat, optimis, kuat, terbuka, elegance dan modern.

INDONESIAN FASHION CHAMBER MALANG, SEASIDE, KIKI MAHENDRA

Desainer Kiki Mahendra menampilkan koleksi dengan tema “SEASIDE”. Terinspirasi dari indahnya pemandangan disekitar pantai Balekambang.

Indonesian fashion chamber malang Seaside by Kiki Mahendra
Seaside by Kiki Mahendra

Pasir, ombak, awan, kerang, mutiara, sisik ikan, dan berbagai macam tumbuhan laut menjadi sumber inspirasi yang direpresentasikan sebagai details dalam rancangan gaun malam muslim.

Seaside by Kiki Mahendra
Seaside by Kiki Mahendra

Abu, biru, krem, orange kecoklatan menjadi pilihan warna yang ditampilkan. Style romantik tetap mejadi pilihan sebagai ciri khas, berpadu dengan bahan organza, tule, tafeta, satin, dan taburan krystal untuk menambah kesan elegan.

Seaside by Kiki Mahendra
Seaside by Kiki Mahendra

INDONESIAN FASHION CHAMBER MALANG, SEAGARA, ELMA FARICHA

Desainer Elma Faricha menampilkan koleksi dengan tema “SEAGARA”. Kekayaan laut mulai dari terumbu karang, ombak, pasir hingga matahari Item-item yang dibuat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat seperti kemeja, celana, rok, hingga berbagai macam outer-outer.

Seagara by Elma Faricha
Seagara by Elma Faricha

Cuttingnya simpel, dan desainnya timeless.
Dengan bahan-bahan yang mudah perawatannya dan nyaman dikenakan seperti katun, linen, woll, hingga chiffon casionic, yang merefleksikan gelombang air laut.

Seagara by Elma Faricha
Seagara by Elma Faricha

Warna yang dipilih adalah navy blue, beige, abu serta merah yang menggambarkan keindahan laut selatan Kabupaten Malang yakni Balekambang.

Seagara by Elma Faricha
Seagara by Elma Faricha

INDONESIAN FASHION CHAMBER MALANG, PRHAU, AGUS SUNANDAR

Agus Sunandar menampilkan koleksi dengan tema “PRHAU”. Prhau adalah Perahu. Alat yang digunakan sebagsi sumber penghidupan masyarakat pesisir pantai selatan Kabupaten Malang. Perahu serta Nilai nilainya ada dalam koleksi Agus Sunandar kali ini.

Prhau by Agus Sunandar
Prhau by Agus Sunandar

Desain-desain yang basic menjadi pilihan dengan penekanan pada penggunaan garis garis kontur yang kuat dan tegas, juga penggunaan dominasi warna abu abu dan hitam batu karang.

Prhau by Agus Sunandar
Prhau by Agus Sunandar

Bahan yang digunakan adalah bahan Linen bertekstur woven yang kuat, merepresentasi nilai nilai kehidupan masyarakat pesisir pantai yang kuat, keras namun tetap penuh semangat.

Prhau by Agus Sunandar
Prhau by Agus Sunandar

Teks edited by Dini Nur Hardini

Foto koleksi IFC  ( Indonesian Fashion Chamber)

Jakarta Fashion Week 2017/2018 : Dear Woman by L.tru x Mice Cartoon

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Jakarta Fashion Week 2017/2018 : Dear Woman by L.tru x Mice Cartoon

L.tru

Jakarta Fashion Week 2017/2018 – Mengambil statement dari Anna Wintour, “Create your own style, let it be unique for yourself and identifiable for otherz, “ L.tru (baca: éltru) juga punya sudut pandang yang sama. Menurut label pakaian muslim ini, cara berpakaian memberi identitas, karena sesungguhnya busana juga mampu berbicara tentang siapa diri si pemakainya. L.tru

Dalam acada preskon Jakarta Fashion Week 2018 yang berlangsung hari Selasa, 24 Oktober 2017 L.tru menggarisbawahi tentang bagaimana busana menjadi identitas bagi seseorang.

Di runway Jakarta Fashion Week 2018, L tru pun ‘berbicara kepada pecinta modenya tentang tiga puluh set koleksi terdepan label busana muslim yang reputasinya semakin bersinar ini.

L.tru membangunnya menjadi inspirasi koleksi terbaru karena baju mampu ‘berbicara’, clothes talk.

Kesetaraan dalam gaya yang effortless atau ringan tanpa beban menjadi faktor utama bagi Ltru untuk memilih dan mengajak Mice Cartoon sebagai kawan kolaborasi di atas panggung peragaan.L.tru

L.tru memilih kartunis karena menurut L.tru sebuah kolaborasi bisa menciptakan sebuah kreatifitas yamg menarik, dan menyamakan sebuah kreatifitas menjadi sebuah konsep.

Tema kartun sendiri cukup menantang, karena konsep L.tru berbicara tentang perempuan.
Karena itulah terjadi simbiosis sejati antara label busana L.tru dengan seniman Mice Cartoon berwujud dalam koleksi teranyar dan khusus bertajuk Dear Woman, L.tru X Mice Cartoon.L.tru

Menurut Mice Cartoon ada kesamaan pesan yang ingin disampaikan, yaitu mengenai karakter dan kepribadian yang pemakai.
L.tru dan Mice Cartoon menyiakan koleksi kolaborasi ini selama 6 bulan.

Kerja sama antara L.tru, busana muslim yang telah dikenal tampil elegan dan santun dengan Mice si tokoh kartun yang ceriwis dan sibuk berkomentar tentang berbagai hal ini, melahirkan koleksi yang menarik dan unik. L.tru

“Bersenyawa dengan Mice Cartoon ibarat mendapatkan suntikan darah baru’ ke dalam nadi koleksi dan membuat L. tru menangkap ide yang lebih segar dan melahirkan koleksi yang memberi tawaran baru bagi para pecinta mode, khususnya busana muslim” jelas Aju lsni Karim, Board of Director PT Truwear Asa Link, L. tru.L.tru

Dan terbukti, di panggung Jakarta Fashion Week 2017/2018 ini koleksi L.tru terlihat memikat dengan aksen warna yang cerah dan trendi.

 

Teks edited by Dini Nur Hardini

Foto by Tim Muara Bagja

 

Indonesia Modest Fashion Designers, Gemerlap Fashion Indonesia di Torino Fashion Week 2017

Sebastian Gunawan – Gemuruh Warna di 25 Tahun Karya Sebastian Gunawan

Sebastian gunawan – Genap 25 tahun Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese menjadi pionir di dunia mode Indonesia.

Seba, sapaan akrab bagi perancang busana berbakat ini merangkum kesempurnaan fesyen di dalam 82 rancangan terbarunya di koleksi “WHISPER/Roar SEBASTIAN GUNAWAN 25 TAHUN BERKARYA”

Pada tanggal 10 Oktober 2017 lalu, para pecinta fesyen Indonesia memenuhi Grand Ballroom Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta. Malam itu, Seba menggelar fashion show bertema WHISPER/Roar dalam merayakan 25 lamanya ia berkarya di dunia mode tanah air.

WHISPER/Roar mengandung filosofi ‘dari bisik-bisik’, dan kemudiam terdengar semakin nyaring, lalu berubah menjadi sebuah ‘gemuruh’ seiring perjalanan karya Sebastian Gunawan sebagai label.

Melalui koleksi yang diperagakan kali ini Sebastian dan Cristina ingin mengungkapkan tentang keindahan yang muncul dari keragaman siluet, pilihan bahan, pengerjaan detail dan jangkauan palet warna yang bisa bersatu dengan harmonis. Menjadi lebih detail ditandai dengan rancangan-rancangan bersiluet dramatis, detail artistik, serta penggunaan bahan yang diolah kembali dengan sangat menakjubkan.

WHISPER/Roar mengeksplorasi kekayaan romantisme gaya berbusana era tahun 40an, tahun 50an, dan tahun 60an dengan paduan warna yang memikat. Menjadi semakin hidup dengan gaya, cita rasa, dan aroma yang sangat masa kini.

Kekuatan koleksi yang ditampilka  terletak pada saat Sebastian dan Cristina mengeksplorasi bagian lengan busana dan menjadikannya sebagai si penghela perhatian dari deretan busana yang ditampilkan. Lengan lurus, bervolume, bertumpuk, pendek, panjang, mengayakan siluet.

Dengan pasti Sebastian melangkahkan siluet busana-busananya yang berstruktur, konstruktif, dan tegas ke depan. Gaya berstruktur itu mengungkapkan kesegaran pada desain-desain Sebastian dan Cristina.

Gaya tahun 1940an yang terlihat dalam siluet gaun lurus yang seakan berbisik tenang namun sekaligus meneriakkan tawaran baru lewat detail bergambar malaikat kecil yang tersusun dari butiran swarovski.

Roaring 25 Sebastian Gunawan Photo by Raja Aria Octivano - Establish Production
Roaring 25 Sebastian Gunawan
Photo by Raja Aria Octivano – Establish Production

Inspirasi gaya New Look tahun 1950an dihadirkan dalam rancangan rok lebar mengembang dari bahan lace kaku berlengan pof yang diperkaya dengan detail pita yang dilipat, ditekuk, dijahit tindas, di sekujur busana.

Roaring 25 Sebastian Gunawan Photo by Raja Aria Octivano - Establish Production
Roaring 25 Sebastian Gunawan
Photo by Raja Aria Octivano – Establish Productions

 

Penggunaan bahan kaku dan crispy ala tahun 60an, menggenapkan koleksi. Bahan-bahan yang cenderung bernilai vintage, di antaranya Damask (bahan tebal bertekstur dan bermotif dari hasil tenun), Mikado (jenis sutra mewah dan berat yang cocok untuk memberi struktur gaun), Sifon, Lame Matelasse, Lace, Sequin (bahan dengan kepingan-kepingan kecil yang dijahitkan diseluruh permukaannya), hingga sejenis kulit imitasi yang memberi nilai tambah pada penampilan busana.

Gaun demi gaun dirancang selayaknya sebuah karya seni karena dikerjakan dengan kerajinan tangan yang indah. Itulah Sebastian Gunawan, yang semakin menggema di usia kariernya yang sangat matang. Penikmat mode pun telah merasa semakin dimanjakan dengan berbagai sajian multidimensi dari sang Desainer.

Roaring 25 Sebastian Gunawan Photo by Raja Aria Octivano - Establish Production
Roaring 25 Sebastian Gunawan
Photo by Raja Aria Octivano – Establish Productions

 

Teks: Edited by Dini Nur Hardini

Foto: Raja Aria Octivano

Liberte – Sebuah Kebebasan Yang Terkonsep Dari Eddy Betty, Perancang Busana Senior Indonesia

Rinaldy Yunardi, Ketika Sang Maestro Desain Berbicara Tentang Rahasia Suksesnya

Anne Avantie, The Everlasting Heritage Collection

Rooftop Prewedding – Konsep Maksimal VC Budget Minimal

Rooftop Prewedding

Rooftop Prewedding – Terkadang para brides to be berpikir untuk mendapatkan hasil foto dengan pemandangan, suasana, dan gengsi yang berbeda memang perlu budget yang maksimal.

Rooftop Prewedding
Photo by Establish Production

Prewedding Preparation

Seringkali demi memiliki foto prewedding yang megah, beberapa pasangan tak ragu mengeluarkan banyak uang.

Bahkan banyak yang memutuska  untuk melakukan foto prewedding hingga ke luar negeri.

Prewedding by Establish Production

Namun jika mau lebih eksplorasi, sebenarnya Indonesia juga memiliki banyak tempat yang tak kalah indahnya dari pemandangan di luar negeri.

Rooftop Prewedding
Rooftop Prewedding by Establish Production

Dan salah satu foto yang menjadi andalan para brides to be adalah foto prewedding di atas gedung atau lebih dikenal dengan istilah Rooftop Prewedding.

Rooftop Prewedding
Rooftop Prewedding by Establish Production

Foto di atas rooftop, selain menyuguhkan nuansa yang romantis juga memberikan view keindahan kota baik saat siang ataupun di malam hari.

Namun sebelum benar-benar melakukan foto prewedding, Anda perlu memperhatikan hal-hal detil agar rencana Anda berjalan dengan mulus.

Perencanaan tetap perlu, karena banyak gedung di kota Jakarta yang memiliki rooftop, tidak semuanya memiliki view yang bagus.

Get The Right Theme

Langkah selanjutnya setelah Anda menemukan rooftop yang sesuai adalah menentukan tema yang bisa menciptakan impian Anda menjadi nyata.

Pemilihan tema yang sesuai akan sangat membantu pekerjaan Anda. Anda perlu mencari tema yang menciptakan kesan kuat dan tentu saja unik.

Bisa jadi Anda ingin memberikan sentuhan metropolitan pada foto Anda. Atau mungkin sentuhan-sentuhan cahaya lampu dan cahaya lilin untuk menciptakan kesan romantis.

Sebaiknya tema foto ditentukan oleh pasangan karena mereka biasanya sudah memiliki petunjuk tentang apa yang harus dipersiapkan dan lakukan.

Tugas fotografer adalah memberikan umpan balik teknis. Tugas makeup artist membuat calon mempelai menjadi ratu dalam foto ini, dan tugas desainer membuat tampilan dan harapan Anda menjadi terlihat tampak nyata melalui gaun rancangannya.

Sebagian besar pasangan ingin membuat foto prewedding yang terlihat unik, namun terkadang ada beberapa hal yang harus dilupakan sehingga foto tidak terlihat bagus.

Karenanya sebelum mulai melakukan foto perlu ada beberapa pertanyaan yang didiskusikan oleh pasangan, fotografer, desainer , dan makeup artist.

Lakukan obrolan singkat tentang apa yang mereka inginkan.

Anda bisa mulai bertanya tentang warna favorit mereka sehingga Anda bisa mendapatkan beberapa ide tema foto pernikahan pre wedding yang unik.

Sesi tanya jawab ini bisa menjadi masukan yang sangat berarti bagi para pihak yang terlibat.

Credit Photo
Foto  Edwin Effendi @edwinfnd
Editorial, konsep & Styling @dininurhardini @queenworld_id
MUA Tim Makeup dari @wardahbeauty @carolinasepteritabeauty @art.paragonid @murni_mua @panjimua
Dress @provocatebymeltatan
Suit for man @margaalamdesigner
Model: Vanessa & Ropy

Venue: Rooftop The Hermitage, a Tribute Portfolio Hotel, Jakarta

 

Prewedding Concept, Indoor Casual – Konsep Yang Praktis dan Tidak Mahal.

Rinaldy Yunardi, Ketika Sang Maestro Desain Berbicara Tentang Rahasia Suksesnya

Prewedding Concept, Indoor Casual – Konsep Yang Praktis dan Tidak Mahal.

Prewedding Concept, Indoor – Konsep Yang Praktis dan Tidak Mahal.

Prewedding Concept – Anda dan pasangan tidak suka konsep foto prewedding yang ribet dan ingin terlihat santai? Artinya tema yang kasual atau foto di studio/indoor sangat cocok untuk Anda berdua.

Prewedding Concept - Indor
Prewedding Concept – Indor

Banyak contoh-contoh prewedding concept yang bisa dijadikan pilihan oleh pasangan yang akan melangsungkan pernikahan.

Prewedding Concept – Indoor

Konsep indoor salah satu pilihan yang sering dipakai, apalagi dengan konsep kasual. Selain mengenai kepraktisannya, para brides to be biasanya memilih konsep indoor karena tidak memakan budget yang besar.

Prewedding Concept - Indoor
Prewedding Concept – Indoor

Dengan kostum yang sederhana pun Anda sudah bisa mendapatkan foto prewedding dengan hasil yang memuaskan. Dengan banyaknya pilihan tema indoor, foto prewedding bisa disesuailan dengan gaya dan karakter masing-masing.

Prewedding Concept - Indoor
Prewedding Concept – Indoor

Namun walaupun dengan budget yang terbatas, bukan berarti tanpa persiapa. Jika tidak dipersiapkan dengan matang, terkadang foto prewedding dengan konsep indoor bisa terlihat seperti foto studio biasa.

Prewedding Concept - Indoor
Prewedding Concept – Indoor

Untuk menghindari hal tersebut www.establishproduction.com memberikan tips untuk prewedding concept Anda.

The Right Collor Theme

Warna adalah poin utama yang harus diperhatikan. tidak boleh disepelekan dalam konsep kasual ini. Seperti warna background, dress, hingga tema warna makeup. Karena warna pilihan Anda bisa menjadi statement gaya Anda. Jadi pikirkan dengan matang tema warna mana yang menggambarkan tentang Anda dan impian Anda

The Perfect Lighting

Salah satu poin penting yang bisa menjadikan foto prewedding Anda terlihat hidup adalah teknik pencahayaan atau lighting. Dengan konsep dan teknik yang tepat,  lighting juga dapat membantu mempercantik tampilan foto.

Seperti pada sesi pemotretan www.establishproduction.com, dengan teknikcyang tepat akan sangat memudahkan fotografer mendapatkan hasil foto yang maksimal, sebingga tidak perlu melakukan proses editing yang berlebihan.

The Great Makeup Theme

Pilih konsep makeup yang sesuai dan pas dengan wardrobe dan venue. Jangan terlalu medok, namun juga jangan terlalu tipis. Diskusikan dengan Makeup Artis secara detil mengenai bentuk wajah hingga jenis kulit Anda supaya sang makeup artis mampu mengatasi kekurangan wajah dan membuat Anda tampil memesona.

Credit Photo
Foto  Edwin Effendi @edwinfnd
Editorial, konsep & Styling @dininurhardini @queenworld_id
MUA Tim Makeup dari @wardahbeauty @carolinasepteritabeauty @art.paragonid @murni_mua @panjimua
Dress @provocatebymeltatan
Suit for man @margaalamdesigner
Model Nathalia Halim & Jojo Iskandar

http://establishproduction.com/weddingphotos/

 

Ayla Dimitri, Powerful Pink

Makeup Tutorial: Bold Nan Seksi dan Glamor Dari Sang Ahli

 

Indonesia Modest Fashion Designers, Gemerlap Fashion Indonesia di Torino Fashion Week 2017

Indonesia Modest Fashion Designers

Indonesia Modest Fashion Designers – Tampaknya Indonesia boleh berbangga hati, karena semakin banyak perancang busana lokal yang merambah pasar internasional.

Indonesia Modest Fashion Designers
Indonesia Modest Fashion Designers

Pada tanggal 29 Juni hingga 3 Juli 2017, terdapat sebanyak 65 perancang busana dari berbagai negara di dunia ambil bagian dalam pergelaran mode internasional, Torino Fashion Week di Kota Turin, Italia.

Indonesia Modest Fashion Designers
Indonesia Modest Fashion Designers

Torino Fashion Week kali inidiselenggarakan oleh Torino Moda Association bekerja sama dengan Islamic Fashion and Design Council yang mendidikasikan khusus kepada busana muslim.

Indonesia Modest Fashion Designers
Indonesia Modest Fashion Designers

Selain itu fashion week ini bekerja sama dengan Pemerintah Kota Turin.

Indonesia Modest Fashion Designers
Indonesia Modest Fashion Designers

Presiden Torino Moda Association, Claudio Azzolini, menyatakan, ajang ini merupakan kesempatan berharga bagi para perancang busana muslim untuk menampilkan karyanya kepada dunia.

Indonesia Modest Fashion Designers
Indonesia Modest Fashion Designers

Parade busana dan penghargaan yang khusus ditujukan bagi desainer busana muslim merupakan yang pertama kali diselenggarakan dalam pekan mode di Italia.

Indonesia Modest Fashion Designers Membawa Empat Desainer Berprestasi

Para desainer  busana dari Indonesia yang tergabung dalam Indonesia Modest Fashion Designers ( IMFD ) turut ambil bagian dalam event tersebut.

Nama – nama desainer tersebut adalah Jeny Tjahjawati, Dian Pelangi,  Nina Nugroho, Novia Sari, dan Nur Zahra

Dan para desainer Indonesia ini telah menorehkan prestasi dengan memperoleh penghargaan khusus dari Islamic Fashion and Design Council :

  • Desainer Jeny Tjahyawati  menjadi salah satu dari empat penerima LUXURY Awards.

Penghargaan ini diberikan kepada mereka yang dipandang memiliki desain terbaik bersama tiga perancang busana dari Uni Emirat Arab, Oman, dan Pakistan.

  • Jeny tjahyawati yang juga ketua Umum “ INDONESIA MODEST FASHION DESIGNER” memperoleh kesempatan untuk mewakili Indonesia pada Paris Fashion Week mendatang.
  • Desainer Nur Zahra memperoleh penghargaan khusus dari AAB Fashion dan Debenhams.
  • Desainer Dian Pelangi, memperoleh honorary award dari LVMH.

LVMH adalah kelompok perusahaan multinasional dari Perancis yang khusus memproduksi berbagai merek simbol kemapanan dan kemewahan.

Dengan berperannya ke empat desainer  dari Indonesia Modest Fashion Designers ini menunjukkan banyak desainer Indonesia yang berprestasi.

Saat ini juga banyak perancang muda Indonesia lainnya yang bermunculan. Diharapkan mereka mampu mengejar prestasi yang sama atau lebih baik lagi.

Teks: Dini Nur Hardini

Foto: Dok. Indonesia Modest Fashion Designers ( IMFD )

 

BACA JUGA:

Yenty Tan – Presentasi Kemegahan Bagi Semua Wanita, Belle Époque!

 

Yenty Tan – Presentasi Kemegahan Bagi Semua Wanita, Belle Époque!

Belle Époque - Yenty Tan Photo by Tim Muara Bagja

Yenty Tan – Malam ini terdapat sebuah kemeriahan di Prefunction Two Westin Hotel, Jakarta. Desainer muda cantik dan berbakat Yenty Tan menggelar peragaan usana bertajuk Belle Époque.

Belle Époque - Yenty Tan Photo by Tim Muara Bagja
Belle Époque – Yenty Tan
Photo by Tim Muara Bagja

Yenty Tan – Inspirasi Kemewahan Mode Eropa

Sebagai inspirasi bagi para pecinta fashion, khususnya di dunia wedding, saat ini sudah bukan hanya kalangan borjuasi Perancis saja yang merasakan kehidupan mewah.

Belle Époque - Yenty Tan Photo by Tim Muara Bagja
Belle Époque – Yenty Tan
Photo by Tim Muara Bagja

Setiap wanita bisa terlihat memikat melalui deretan koleksi busana pengantin dan busana cocktail dalam balutan selera masa kini yang dituangkan ke dalam 12 gaun cocktail dan 12 busana pengantin sebagai koleksi terbaru perancang lulusan ISWI ini.

Belle Époque – Masa Kejayaan

Belle Époque (dibaca:\ˈbel-é-ˈpȯk\, yang dikutip dari bahasa Perancis “La Belle Époque”, bermakna literasi “Era Cantik”) berlangsung dalam rentang waktu 1895 hingga 1914 dan menjadi Zaman Keemasan bangsa Barat, yang ditandai dengan kemakmuran, inovasi teknologi, kemajuan ilmiah, kemasyuran seni dan seni budaya.

Belle Époque - Yenty Tan Photo by Tim Muara Bagja
Belle Époque – Yenty Tan
Photo by Tim Muara Bagja

Bahan-bahan halus semacam satin duchess, lace, tulle digunakan sang Desainer untuk menggambarkan karakter perempuan yang datang dari kalangan atas.

Belle Époque yang bisa diartikan juga sebagai masa kejayaan ini memanjakan perempuan yang menggunakan dengan citra kemewahan, kemegahan dan aristokrasi melalui tampilan bergaya masa kini.

Gaun dengan rok bustle (sumpalan/padding) yang akrab di masa lalu bersalin rupa menjadi terusan sleveless berpotongan flare, rok lurus melebar di bawah, dalam nada warna lembut seperti abu-abu, putih, dan keperakan.

Kesan berani namun tidak vulgar terpampang nyata dengan tampikan gaun-gaun panjang tembus pandang dalam warna biru
muda, nude, dan moka. Gaya ratu victoria mincul dalam busana berkerah tinggi, yang menjadi signature style Yenty Tan.

Belle Époque - Yenty Tan Photo by Tim Muara Bagja
Belle Époque – Yenty Tan
Photo by Tim Muara Bagja

Bagi para bride to be, gaun pengantin
dengan jubah panjang putih terlihat manis dengan susunan lempengan-lempengan yang dipadu bubuhan mutiara, lace dan imbuhan kristal swarovski dan menjadi versi grande yang berkesan megah.

Busana yang serba indah tersebut
dipersembahkan kepada pecinta mode dan editor mode Indonesia pada hari Sabtu, 23 September 2017 bertepatan dengan
penyelenggaraan pameran pernikahan The New Beginning Westin Wedding.

Teks: Dini Nur Hardini

 

Nao, Some Girls Are Born With The True Beauty

Liberte – Sebuah Kebebasan Yang Terkonsep Dari Eddy Betty, Perancang Busana Senior Indonesia

Liberte
Liberte
Liberte – Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Liberte- Sebuah Kebebasan Yang Terkonsep Dari Eddy Betty, Perancang Busana Senior Indonesia.

Liberte – Fun, playful, dan penuh dengan cerita! Setelah sembilan tahun menanti perancang senior Eddy Betty untuk tampil kembali memamerkan karyanya di panggung runaway, para pecinta fashion Indonesia telah dimanjakan oleh pegelaran apik yang berlangsung di Hotel Raffles Indonesia pada tanggal 20 September 2017, Liberte 2018 Couture Collection.

Liberte - Eddy Betty
Liberte -Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Liberte, Sebuah Kebebasan Yang Terkonsep

“Saya menyukai konstruksi,” kata Eddy sebelum pagelaran dimulai. “Saya ingin wanita terlihat cantik dengan badan yang sempurna.”

Oleh karena itu sang ahli ini menjanjikan tampilan yang pas untuk semua bentuk tubuh kliennya. “Ada yang pinggangnya kurang ramping, ada yang bagian dadanya kurang proposional, semua bisa diatasi dengan mengenali bentuk badan lebih detil dan mengatasinya dengan bustier atau korset.

Bustier memang telah dikenal merupakan identitas karya desainer berbakat ini. Dalam peragaan busana ini pun, bustier menjadi benang merahnya dan selalu tampil dalam seluruh karya Eddy malam itu. Eddy memang telah menaklukkan dan menjadikan bustier sebagai DNA dalam karya-karyanya. Bustier ibarat sripanggung, Sang Primadona!

Liberte - Eddy Betty
Liberte – Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Masih berbicara tentang bustier, keasyikan lain bagi para pecinta fashion adalah statement kebebasan yang diberikan oleh Eddy Betty. Jika Anda mengenal bustier sebagai alat bantu yang dikenakan di dalam busana dengan nuansa warna hitam atau krem, di sini Eddy menyuguhkan kecantikan bustier dengan warna yang berani.

Liberte - Eddy Betty
Liberte – Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Dahulu kala bustier hanya diperkenankan berada di dalam busana, dengan variasi warna hitam dan krem. Namun oleh Eddy Betty sekarang ditampilkan kebalikannya. Bustier menjadi simbolisme kebebasan sang Desainer dalam berolah rasa. Gayanya berkelas dan seksi namun jauh dari kesan vulgar.

Liberte - Eddy Betty
Liberte – Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Bustier juga menjadi mungkin hadir dengan gaya busana yang transparan untuk kesan ringan dan seksi, atau digabungkan dengan gaya peplum yang mekar di bagian pinggang supaya terlihat keanggunan, atau ditonjolkan dengan unsur lipit-lipit di dalamnya yang mengesankan gaya glamor.

Eddy Betty, Harmonisasi Mimpi dan Perjalanan Hidup Yang Sempurna

Liberte - Eddy Betty
Liberte – Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Ya, malam itu Eddy Betty serasa membawa kita ke perjalanan hidup dan mimpi-mimpinya. Melalui berbagai kecantikan bustier, 79 set busana koleksi terkini dari Eddy Betty yang diberi tajuk Liberté (dikutip dari bahasa Perancis yang bermakna kebebasan) di Dian Ballroom, Raffles Hotel ini sarat dengan alur yang berguncang dan cukup mengaduk emosi.

Liberte - Eddy Betty
Liberte – Eddy Betty
Photo by Raja Aria Octivano

Sesaat Anda akan dibawa ke suasana kota mode Paris dengan desain baju yang simpel, modern, serta aksesori topi palet. Lalu Anda akan merasa ada di era 70, 80, dan 90-an melalui aksesori yang berani. Kemudian Anda merasa seperti bergairah dan bebas ketika memakai t-shirt yang dipadukan dengan atribut bridal. Pangggung fadhion saat itu terlihat sempurna dengan dukungan dari desainer aksesori Rinaldy A Yunardi, Thang Shoes, dan makeup artist senior Adi Adrian

Eddy telah sangaf fasih memelintir gaya sambil tetap merangkum harmoni. Lebih dari dua dasa warsa berkarya membuat Eddy Betty menjadi piawai dan menjadi inspirasi di dalam panggung fashion Indonesia.

 

Teks: Dini Nur Hardini

Foto: Raja Aria Octivano

Rinaldy Yunardi, Ketika Sang Maestro Desain Berbicara Tentang Rahasia Suksesnya

Rinaldy Yunardi

Rinaldy Yunardi – Siapa yang tak mengenal pria yang satu ini. Aksesori yang ia desain tak hanya digemari wanita Indonesia saja namun juga selebriti dunia. Sebutlah Katy Perry dan Nicky Minaj, jika kedua artis tenar ini pun terpukau dengan hasil karya Rinaldy, Anda tak perlu meragukan lagi mengenai kepiawaian desainer ini dalam mencipta sebuah karya.

Rinaldy Yunardi
Rinaldy Yunardi

Establish Production merasa sangat bangga diberi kesempatan secara ekslusif melakukan wawancara dengan Rinaldy di butiknya, di kawasan Pluit, Jakarta Utara. Sangat on time, pria yang memulai karier di dunia desain sejak tahun 1996 ini datang tepat waktu. “Anda tahu sendiri di Jakarta, kita tidak bisa memprediksi waktu ketika di jalan. Saya bukannya tidak mau bersosialisai, tapi bagi saya jika memiliki janji dengan klien atau customer sangat penting. Saya tidak mau menghabiskan waktu di jalan hanya untuk sekadar gaul, sehingga oran lain menunggu saya.” Hal yang yang sangat kecil, tapi sangat terlihat di sini bahwa ia sangat menghargai waktu, dan tepat janji.

Lebih dari 21 tahun ia berkarya di dunia fashion, menghargai orang lain selalu menjadi gawang di keseharian pria yang berulang tahun pada tanggal 13 Desember. “Menghargai orang lain itu bisa dimulai dari menghargai orang tua lebih dulu. Saya percaya orang yang mampu menghargai orang tuanya, pasti bisa menghargai keluarga, pasangan, profesinya, dan lain sebagainya.”

Tak heran jika semakin banyak penggemar Rinaldy Aviano Yunardi. Karena ia sangat menghargai orang yang datang padanya, dan mendengarkan apa yang menjadi impian mereka.

Rinaldy Yunardi akan senang menyediakan waktu untuk berdiskusi dan membantu Anda mewujudkan tampilan impian Anda. Di awal memasuki butiknya saja, Anda akan dimanjakan dengan pemandangan indah dari semua karya Rinaldy. Di ruang kerjanya, terdapat berbagai aksesori seperti mahkota raja dan ratu, tiara wedding, sampai tusuk konde. Jadi tak hanya konsep internasional, pernak pernik klasik pun bisa Anda lihat dengan apik di etalase ruangannya.

Tidak mudah menjadi seorang desainer yang mumpuni. Baginya, seorang desainer tak cukup hanya menggambar, lalu memerintah orang lain melakukan pekerjaan-pekerjaan detsilnya. Memang betul dibutuhkan sebuah tim. Tapi bagi pria ini desainer harus mampu melakukan semuanya juga. Membuat pola, menjahit, dan sebagainya. Jika tidak menguasai tekniknya, bagaimana bisa mengarahkan dan menghasilkan sebuah karya yang indah.

Desainer itu mampu mencipta dari apapun, bahkan ketika salah potong pola, pasti bisa dijadikan karya yang menarik, tinggal memainkan imajinasi saja. Jadi ketika di tanya inspirasi apa yang pakai, jawabannya adalah apapun bisa menjadi inspirasi. Pria kelahiran Medan ini memiliki daya imajinasi yang hebat ditambah rasa seni yang sangat kuat.

“Saya juga tidak punya konsep khusus. Saya punya semua bentuk dari yang unik sampai elegan. Karena inspirasi bisa didapat dari apapun, saya rekam, lalu saya tuangkan dalam sebuah karya. Itulah inspirasi.” tutup Rinaldy

 

Anne Avantie, The Everlasting Heritage Collection

Ayla Dimitri, Powerful Pink